//
you're reading...
Kegiatan, Suka-suka

Pulang Kampung Yuuuu….

Pulkam boooo….. (Pulang Kampung yuk!!)

Pulang kampung…. ya kata itu yang menjadi tren masyarakat urban untuk mengisi waktu liburan bersama keluarganya. Yup itulah yang menjadi pilihan keluarga saya, o iya… sebelumnya perkenalkan saya dan keluarga saya, kami keluarga kecil dengan satu anak yang baru berusia 7,8 tahun bernama Astikani biasa dipanggil Asty, baru kelas 2 SD Negeri 08 Cipondoh Kota Tangerang, mamahnya bernama Endang Handayani usia 32 tahun berasal dari Ujung Pandang Sulawesi Selatan. dan saya sendiri penulis cerita ini Asep Sugiantoro pria asal Cirebon 36 tahun dan biasa dipanggil Asep usia saya terpaut 4 tahun lebih tua dari istri saya Endang.

Jauh hari saya sudah merencanakan untuk bisa mudik atau pulang kampung ke Cirebon. Alangkah rindunya saya untuk bisa pulang kampung ke Cirebon tempat dimana saya dibesarkan. Mengingatkan masa kecil yang begitu lekat dibenak saya.
Besar hati saya untuk mengenalkan kehidupan msyarakat di Cirebon, khususnya di kampung saya Desa Kaliwadas Blok Bantenan kepada keluarga saya.

Hari Selasa tanggal 25 Januari 2012 adalah hari yang telah disepakati oleh keluarga, saya segera menyiapkan segala sesuatunya, dari mulai angkutan yang ditumpangi untuk perjalanan ke Cirebon, hingga pakaian yangakan dikenakan, tidak lupa segala sesuatu yang akan dkenakan untuk anak dan istri, serta tidak lupa kesiapan keuangan untuk akomodasi da n konsumsi.

Semenjak paginya saya sudah menghubungi pihak penyedia jasa angkutan untuk bisa datang tepat waktu persis didepan rumah saya.

Akhirnya tepat pukul 18.12 wib angkutan yang ditunggu-tunggu datang juga. Dengan bercampur perasaan senan akhirnya kami segera menaiki dan mobilpun meluncurm menuju arah Cirebon.

Persis satu jam sebelumnya, Asty anak saya yang baru berusia 8 tahun sudah mempersiapkan obat antimo untuk mencegah masuk angin mabok ketika naik kendaraan.
Begini lah kira-kira keadaan nya ketika didalam mobil yang kami tumpangi. Kami bertiga mendapatkan tempat yang istimewa, yakni di jok belakang, dengan masing-masing dari kami mendapatkan jatah satu kursi, ini cukup membrikan ruang buat kami untuk beristirahat meski sambil duduk selama perjalanan menuju kota tujuan kami yakni Kota Cirebon.
Penat sekali terasa selama perjalanan menuju kota tujuan, selama perjalanan tidak tampak pemandangan alam yang terlihat hanya lampu berkelip-kelip,karena memang perjalanannya dilakukan malam hari.
Sesekali berhenti di tempat pengisian bahan bakar untuk mengisi bahan bakar, untuk menghilangkan kepenatan sesekali saya ikut turun dari trevel yang saya sewa, untuk sekedar buang air kecil, atau minum-minum dari bekal teh manis yang sudah disiapkan oleh Endang (Mamahnya Asty).

Setelah berapa lama mobil kembali dijalankan oleh abang supir, demikian selalu saya panggil kepada supir pada mobil trevel yang saya sewa. Tak lama kemudian rasa kantuk lembali menyeruak dibadan, sehingga aku tertidur dengan pulasnya. Tak lama kemudian abang supir berkata : “sudah sampai Polres Sumber Pak! belok kemana?, demikian abang supir berkata lalu saya serentak terhenyak larut dalam rasa gembira karena jarak sudah semakin dekat dengan rumah tercinta, lalu saya langsung menjawab pertanyaan abang supir : ”lurus dulu bang terus belok ke kiri jalan ini!”. Nah itu yang ada lampu jalanan belok kek kiri bang…. ikutin jalan ini terus kira-kira 100 mertr lagi yang ada rumah cat biru itu rumah saya”. Akhirnya sampai juga dirumah tujuan saya pulang kampung yaitu blok bantenan kelurahan kaliwadas RT.03/01 Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon.

Hari Pertama…

Tepat pukul 02.30 Wib trevel yang saya sewa sudah sampai di rumah yang saya tuju, dengan sedikit gugup saya mengetuk pintu rumah. Tak disangka ternyata tuan rumah sudah menunggu semenjak tadi sore.
suasana meriah sekejap aku rasakan saat itu, buru-buru saya langsung salami anggota keluarga yang saat itu sudah menunggu sejak lama, sekejap aku termenung terimakasih ya Allah yang telah mempertemukan aku lagi dengan saudara ku yang dikampung.

Pagi harinya aku terbangun kesiangan, kira-kira jam 08.40 Wib saya bisa membuka mata tergugah dari tidur saya, itupun karena udara panas yang sangat terasa dibadan saya dan me,ang benar matahari sudah cukup menyengat saat jam itu, mungkin karena perubahan iklim yang membuatnya demikian. Tapi agak saya sesali memang pagi itu saya tidak dapat menghirup udara pagi ini.
Segera saja saya menuju ke kamar mandi untuk membasahi badan agar segar kembali setelah sekian jam diperjalanan yang cukup melelahkan. Kilihat kamar mandi yang masih berbentuk seperti saya tinggalkan 15 tahun yang lalu, semua belum berubah, dan hal itulah yang membuat saya semakin merindukannya untk suatu saat saya bisa kembali berkunjung ke kampung halaman.
Selesai mandi langsung disambut dengan sarapan khas kampungku, yaitu kue serai oncom dengan sambal terasi yang tidak begitu pedas. mmmmmmm enaknua, ku habiskan beberapa potong kue serabi dan tempe gorwng yang sudah di balut dengan twpubg digoreng hingga renyah, sehingga dapat menggugah selera siapa saja yang melihatnya.
Yah… begitulah suasana pagi dikampung , maklum sy kurang pagi bangunnya karena masih terasa kelelaha setelah perjalanan jauh yang melelahkan.

Setelah agak siang cuaca cerah dilangit saya terfikir untuk bagaimana kalau kita jalan-jalan ke pasar.

About sugiantoro

lhah kiyeeeeeek

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

140 karakter

Juli 2013
S S R K J S M
« Mei   Sep »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Office Weblog

Tarik mang…..!!

[zippyshare url=http://www33.zippyshare.com/v/76376801/file.html]
%d blogger menyukai ini: